TIPS DAPUR HAKIKI
This news is posted at 27 October 2014

Ketika Roti Tidak Empuk dan Kurang Mengembang Sempurna, Apa Penyebabnya?


Hakiki -Sesekali membuat roti sendiri pasti menyenangkan. Tapi bagaimana jika sudah berkali-kali mencoba, namun roti masih tetap terasa keras dan kurang mengembang? Anda pasti berpikir ada yang salah pada proses pembuatan, maupun pemilihan bahan. Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan roti anda tidak bisa empuk dan mengembang:

1. Adonan Kurang Kalis
Adonan roti akan dikatakan sempurna bilamana sudah menjadi kalis, yaitu ketika terigu, mentega, dan air sudah benar-benar menyatu. Jika adonan anda belum kalis, maka hampir dipastikan, roti anda tidak akan mengembang sempurna. Ciri-ciri yang paling mudah dikenali pada adonan yang sudah sempurna ini adalah tidak lengketnya adonan pada tangan / tempat, serta elastis atau tidak mudah robeknya adonan tersebut.

2. Minimnya Waktu Fermentasi
Jika proses ini tidak berjalan secara maksimal, maka roti akan menjadi keras. Hal ini dikarenakan roti tersebut belum siap di panggang, akibat terlalu minimnya waktu fermentasi.

3. Rendahnya Temperatur Oven
Setiap roti memiliki temperatur idealnya masing-masing, pastikan bahwa roti anda berada di temperatur yang paling tepat. Sebelum roti dimasukkan, oven harus berada pada temperatur ideal tersebut. Hal ini dikarenakan roti akan menjadi keras apabila temperatur oven lebih rendah, yang kemudian membuat masa pembakaran menjadi lebih lama. Roti tawar paling ideal pada temperatur 200°C - 210°C dengan waktu 20 - 35 menit. Sementara untuk roti manis, temperatur 180°C - 200°C dengan waktu 11 - 15 menit adalah yang paling ideal.

4. Jenis Oven Yang Tidak Sesuai
Bisa jadi kita tidak mengetahui bahwa oven memiliki spesifikasinya masing-masing. Oven gas cenderung lebih panas daripada oven listrik yang modern. Anda harus memperhatikan temperatur dari kedua oven ini, sehingga akan menghasilkan roti yang empuk dan mengembang sempurna.

back